Perubahan Iklim: Penyebab Terjadinya
Perubahan iklim global adalah perubahan jangka panjang pola cuaca dan suhu bumi, ditandai dengan kenaikan suhu rata-rata yang signifikan (di atas sejak era pra-industri) akibat emisi gas rumah kaca dari aktivitas manusia. Dampaknya meliputi pencairan es kutub, kenaikan muka laut, cuaca ekstrem, dan gangguan ekosistem.
Penyebab Utama Perubahan Iklim
-
- Pembakaran Bahan Bakar Fosil: Batubara, minyak, dan gas untuk energi dan transportasi menghasilkan emisi terbesar.
- Deforestasi: Penebangan hutan mengurangi kemampuan penyerapan bumi .
- Alih Fungsi Lahan: Pertanian dan peternakan mengintensifkan menghasilkan gas metana dan dinitrogen oksida.
- Penggunaan CFC: Zat pendingin yang merusak lapisan ozon.
- Kenaikan Suhu: Tahun 2023 menjadi tahun terpanas dalam sejarah modern, dengan potensi menembus ambang batas dalam 5 tahun mendatang.
- Bencana Hidrometeorologi: Banjir, kekeringan ekstrem, dan badai tropis semakin sering terjadi.
- Peningkatan Muka Laut: Mengancam wilayah pesisir rendah, menyebabkan banjir rob, dan intrusi air asin, terutama di Jawa.
- Ancaman Pangan & Ekosistem: Kegagalan panen akibat musim yang sulit diprediksi, serta kerusakan terumbu karang.
Langkah Mitigasi dan Adaptasi :
- Transisi Energi: Beralih ke energi terbarukan (surya, angin, udara).
- Reboisasi: Penanaman kembali hutan dan lingkungan hidup.
- Gaya Hidup Ramah Lingkungan: Mengurangi sampah, efisiensi listrik, dan menolak produk sekali pakai (5R: menolak, mengurangi, menggunakan kembali, mendaur ulang, memulihkan ).
- Penyesuaian Pertanian: Membedakan varietas tanaman tahan kekeringan/banjir.
